Aku Seperti Benalu

Karangan : Fajar Aji Safaat Tak ada yang beda dari penampilan dan sikapku, terlihat normal seperti orang lain. Aku bersosial, berbicara, dan memperhatikan keseharian orang orang disekitarku. Setiap hari aku melakukan aktivitas sesuai keinginanku, apapun itu jika aku sudah berkendak maka aku lakukan. Bukan, hidupku Read More …

Melepas Untuk Mengejar

Melepas untuk mengejar Aku termenung, menyelami palung resah dalam diri. Ada kegelisahan yang tak kunjung muncul ke permukaan. Kegelisahan di antara kewajiban dan kepedulian. Sinar mentari tak sanggup menembus gelapnya keresahan. Badai pun tak mampu menggoyahkan keresahan. Aku terjebak di dalam asa tak bertuan. Hasrat Read More …

Lupa Waktu

Hasratku hilang, namun tidak untuk menghilang. Aku merasa baru memulai, padahal aku tidak memulai apapun. Berharap bukan berarti ada harapan, karena kenyataan bukan dari harap. Kemarin, kini, atau nanti tetap tanpa ada langkah walau banyak melangkah. Aku tahu jam dinding selalu ke tempat yang sama, Read More …

Bayang Semu

Aku ingin membuat barisan kata kata yang indah untuk seorang yang kukagumi seperti aku melihat indahnya deburan ombak yang berlari ke tepi pantai dengan langit biru di atasnya. Membayangkan menemukan hal indah ada dalam senyum dan tawamu, yang membuatku tak perlu lagi untuk pergi ke Read More …

Depresi

Depresi atau kesedihan yang mendalam jangan dianggap remeh, seringkali orang lain menganggapnya sebuah sikap yang berlebihan (lebay) terutama faktor galau karena cinta. Tapi dampaknya ga main main, bisa membuat kejiwaan terganggu (gila) dan harus dibawa ke rumah sakit. Hal yang terlambat jika sudah dibawa ke Read More …

Merah Mempesona

Riuh tawa dalam wadah canda membuat hingar bingar keceriaan Sejenak aku terhanyut dalam alunan barisan kata Aneh, seperti ada yang menarik mata untuk beralih pandang Aku terdiam, terpaku, dan terlena Melihat kau dalam senyuman merah mempesona   Serang,  18 Mei 2017 Fajar Aji Safaat