Intrik Politik

Buzzer politik menjadi senjata untuk melakukan siasat licik.
Kaum awam ikut terlarut dalam tembakan hoax yang semrawut.
Media berita tak luput ikut memanfaatkan situasi panas agar bisa menumpuk emas. 
Sedang kaum intelektual tak bergeming akibat kalah jumlah dan tak mau ambil pusing. 
Bersikap netral tak lagi bisa diterima oleh para fanatik buta. 
Anti perbedaan menjadi bukti otentik bahwa mereka semua hanya dijadikan budak politik.
Hingga mereka tak sadar, bahwa mereka masih di dalam jurang kesengsaraan. 
Sedang sang juragan, menyandang status yang terpandang bergelimang harta dan kekuasaan.

Serang, 11 Februari 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *